PUTRAWIN78: Kisah Putra Kerajaan yang Selalu Membumi
PUTRAWIN78 ada sesuatu yang selalu menarik dari cerita tentang putra kerajaan yang tidak pernah lupa daratan, tentang sosok yang tumbuh di tengah kemegahan istana namun tetap bisa duduk di pinggir jalan sambil berbincang dengan rakyat kecil, dan justru dari situlah saya belajar bahwa kebesaran sejati tidak pernah diukur dari seberapa tinggi posisi seseorang, melainkan dari seberapa dalam ia mau memahami kehidupan di bawahnya, dan PUTRAWIN78 seolah membawa semangat itu ke dalam cerita yang terasa dekat dengan keseharian kita, tentang putra kerajaan yang baik bukanlah yang paling kuat atau paling gagah, melainkan yang paling peduli pada rakyatnya dan mau mendengar suara mereka yang selama ini tak terdengar, karena pada akhirnya mahkota hanyalah simbol yang bisa dilepas kapan saja, sementara kepercayaan rakyat adalah harta yang paling berharga dan tak ternilai, dan putra kerajaan sejati tahu betul hal itu, ia tidak pernah duduk diam di singgasana menunggu laporan datang, ia turun ke bawah, merasakan sendiri bagaimana hidup di jalanan, mendengarkan keluh kesah yang tidak pernah sampai ke telinga para pembesar, dan belajar dari kehidupan yang sesungguhnya, dan dari situlah kebijaksanaannya tumbuh, bukan dari pujian yang datang setiap hari, melainkan dari kesediaannya untuk mendengar, memahami, dan merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, dan PUTRAWIN78 mengingatkan kita bahwa menjadi pemimpin bukanlah tentang seberapa banyak orang yang menunduk di depan kita, melainkan tentang seberapa tulus kita mau melayani dan menjaga mereka yang telah mempercayakan hidupnya kepada kita.